Entri Populer

Selasa, 29 November 2016

Pengertian Menyimak

Pengertian Menyimak. Suatu hari dikala hari senja, dalam temaram yang bisu, dan dedaunan yang perlahan jatuh. Disana saya bertemu dengan seseorang yang berbicara tentang pengertian menyimak. Ternyata, pengertian menyimak itu sangat sederhana dan mudah dicerna, karena menyimak pada dasarnya menerima informasi dan memahaminya. Meskipun tanpa memahaminya, kadang kala itu tetap dihitung sebagai menyimak, jadi menyimak merupakan sesuatu yang sudah pasti setiap orang akan melakukannya. Cukup sederhana sebenarnya, bahwa ketika kita berbicara, berdiskusi dengna siapapun, disana ada proses menyimak yang tidak mungkin orang atau siapapun menghindarinya. Menyimak sudah bersifat pasti, dan itu selalu ada dalam kehidupan manusia mana pun di muka bumi ini.

Di sekolah pun sering kali ada pembahasan dan pembelajaran tentang menyimak, karena menyimak juga berlaku di sekolah. Ketika guru sedang berbicara, murid menyimak. Ketika guru bertanya murid juga menyimak. Ketika murid menjawab maka giliran guru yang menyimak. Mendengarkan apa yang dikatakan oleh siswa yang ditanya tadi. Sederhananya, menyimak adalah berbagi informasi. Dan hanya dengan menyimak jelas seseorang  baru akan mendapatkan manfaat dan ilmu yang dapat digunakannya dalam kehidupan sehari-hari di kemudian hari. Tapi memang, menyimak selalu diidentikkan dengan proses yang serius dalam ruangan dan dengan sikap yang serius pula. Namun telah diungkapkan di atas bahwa menyimak dapat dilakukan dimana saja, dalam keadaan apa saja, karena bukan hanya obrolan saja yang bisa disimak, namun setiap apapun bisa disimak. Misalnya suara daun yang jatuh, suara knalpot kendaraan bermotor, suara tangis hewan, bahkan suara udara yang melewati daun telinga beserta hawa dinginnya.

Jelas banyak sekali pengertian menyimak, namun jika kita melihat pengertian menyimak menurut para ahli, sebenarnya memiliki artian serta maksud yang sama, jadi jika pemahaman terhadap menyimak bisa saja berbeda namun masih memiliki arti dan maksud yang sama. Tentu hal ini memudahkan siapa pun untuk memahami arti dari menyimak itu sendiri.

Terlepas dari semua itu, menyimak yang pasti seringkali kita lakukan setiap saat. Bukan hanya dalam hari yang senja atau dalam temaram yang bisu, tapi dibalik dedaunan yang perlahan jatuh pun kita bisa menyimak, menyimak hakikat dari kesadaran diri yang hakiki.